Inovasi dalam Menjaga Keberlangsungan Lembaga Keuangan Koperasi

Pernahkah muncul dalam pikiran anda mengenai apa yang menyebabkan lembaga keuangan koperasi kini terjun jauh dari peradaban modern? Sebagaimana kita ketahui bahwa dulu lembaga yang satu ini cukup populer dan menjadi central peradaban masyarakat indonesia khususnya di era orde baru dan bahkan pasca reformasi. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, sistem koperasi ini tergerus keberadaannya sehingga satu per satu banyak koperasi yang tutup. Kenapa mereka tutup? Salah satunya dikarenakan adanya peran lembaga keuangan yang lebih besar yang memegang peranan cukup penting dalam ekpansi ke cabang-cabang lokal.

Dalam persaingan dunia modern, bisnis keuangan memang butuh yang namanya kekuatan untuk memenangkan persaingan. Sepertinya dalam koperasi, kekuatan yang dimiliki tidak begitu kuat sehingga bisa dengan mudah terkalahkan dan tergantikan perannya dengan keberadaan bank-bank yang menawarkan beragam kelebihan dan keuntungan tersebut. Padahal hal itu tidak akan menjadi masalah jika manajemen koperasi juga diatur sedemikian rupa sehingga bisa menjadi kekuatan utama untuk mempertahankannya agar tetap terus beroperasi dan kecintaan banyak masyarakat yang ada di sekitarnya.

Perlunya Keberanian dalam Melakukan Inovasi

Karena lembaga-lembaga saingannya adalah perbankang, maka mau tidak mau seharusnya koperasi ini mampu melakukan inovasi-inovasi dengan berani. Dengan melakukan inovasi-inovasi sesuai dengan kebutuhan akan lembaga keuangan di masyarakat, maka akan sangat mungkin untuk koperasi masih tetap ada di hati masyarakat sampai saat ini. Hal yang menjadi masalah adalah setia koperasi memiliki kebijakan masing-masing sehingga tidak ada keseragaman teknik dan juga strategi dalam menentukan inovasi tertentu. Inovasi yang baik memang harus didasarkan pada kebutuhan dan trend yang berkembang saat ini.

Sesuaikan dengan Kebutuhan Masyarakat

Sebagaimana dijelaskan diatas bahwa inovasi yang dilakukan di koperasi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kita harus paham betul akan fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini sehingga akan sangat membantu mereka atas apa yang dibutuhkan. Kebutuhan masyarakat jaman sekarang yakni kemudahan dalam akses, dan juga transaksi. Seharusnya itu bisa menjadi bagian penting yang dipikirkan oleh pihak pengelola koperasi sehingga bisa menjadikan koperasi tetap eksis dan dipercaya oleh masyarakat luas. Jika koperasi mampu melakukan inovasi seperti itu, mungkin sampai saat ini akan masih berdiri kokoh.

Manajerial yang Efektif Juga Dibutuhkan

Selain keberanian untuk melakukan inovasi, selanjutnya untuk bisa mempertahankan keberadaan koperasi juga sebaiknya ada upaya managerial yang baik. Selama ini koperasi dijalankan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki latar belakang keuangan yang profesional. Selama ini koperasi bisa dimanage oleh siapa saja anggota koperasi yang mampu tanpa memandang pengalaman dan juga latar belakang skillnya. Padahal aksi sosial sebaiknya pengaturan koperasi yang baik dan bisa berkembang dengan sehat haruslah dimanage oleh pihak yang memiliki skill mumpuni dalam bidang itu.